Orang Batak gencar menjadi sorotan media televisi. Mulai dari Century, markus pajak hingga infotaintment. Uniknya, masing2 individu yang disorot mengisis semua lini yang berkaiatan dengan hukum. Ada sebagai pembuat kebijakan yang berekmbang menjadi saksi n tersangka, ada pelaku tindak pidana, ada penasehat hukum, dan ada juga yang menjadi korban. Benar-benar demokrasi ala Batak. Sian hita, tu hita, alani hita...Hummmmmm......Tentunya ini akan menimbulkan image yang beragam di kalangan masyarakat non-Batak. DImana mereka selama ini mempunyai image yang lumayan bagus terhadap orang Batak. Dimana orang Batak telah menduduki jabatan penting di pemeriuntahan dan lembaga lainnya. Dalam bidang hukum, orang Batak juga mengambil peranan penting, dan banyak bidang-bidang technocrat lainnya. Mudah-mudahan dengan isu yang berkembang saat ini yang memang mengundang pro dan kontra dalam menilai orang Batak, tidak menggeneralisir permasalahan, artinya oknum yang melakukan tindakan yang kontraproduktif tersebut jangan dijadikan patokan bahwa semua orang Batak memiliki stigma yang buruk. Hingga muncullah sebutan Orang Batak ku sayang, orang Batak ku malang.
Oke deh, selamat berdiskui tentang thread ini..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar